Sejarah Pendidikan dan Perawat Indonesia

0
2800

Sejarah perawatSebagai seorang perawat sudah seharusnya kita mengenal sejarah keperawatan yang ada di Indonesia, dengan begitu kecintaan kita pada profesi perawat akan tumbuh dari lubuk hati yang paling dalam. Seperti yang kita ketahui profesi suatu perawat merupakan profesi yang luhur yang mempelajari setiap respon pasien terhadap penyakitnya baik itu berupa Nyeri yang dirasakan, sedih, gelisah dari mulai dalam kandungan sampai meninggal dunia.

Profesi keperawatan akan selalu berkembang dari waktu kewaktu, tentunya perkembangan profesi kewerawatan tidak lepas dari perkembangan penelitian-penelitian yang dilakukan oleh kita selaku perawat itu sendiri dimasa yang akan datang.

Sejarah perkembangan perawat di Indonesia itu sendiri tidak lepas dari pengaruh penjajahan yang terjadi di Indonesia baik itu penjajahan yang dilakukan oleh Inggris, Belanda, dan Jepang.

untuk lebih memahami sejarahnya kita membagi sejarah keperawatan menjadi dua masa yaitu masa sebelum kemerdekaan dan masa setelah kemerdekaan.

Masa Sebelum Kemerdekaan

Sebelum kemerdekaan Indonesia perawat pertama kali dibentuk untuk memenuhi kepentingan Belanda demi memelihara kesehatan tentara dan staff belanda sehingga pada masa itu dibentuk dinas kesehatan tentara dan dinas kesehatan rakyat.

Perawat Indonesia pada masa penjajahan belanda pertama kali bekerja di Rumah Sakit Binnen Hospital yang terletak di Jakarta pada tahun 1799, pada waktu itu perawat Indonesia disebut sebagai Verpleger yang dibantu oleh Zieken Oppaser. Pada masa itu tidak ada perkembangan perawat yang berarti karena tujuan dibentuk perawat hanya untuk kepentingan belanda saja.

zieken oppaser

Pada masa penjajahan Raflless (Inggris) telah ada beberapa perkembangan yang terjadi tidak hanya perawatan dirumah sakit tetapi telah berkembang pada perawatan komunitas, dan keperawatan jiwa. Pada keperawatan komunitas penjajahan Inggris sudah memperhatikan kesehatan rakyat Indonesia dengan menggalakan moto mereka yaitu “kesehatan adalah milik manusia” dengan usaha-usaha yang telah dilakukan berupa pengadaan pencacaran secara umum, dan memperhatikan kesehatan para tahanan. Pada keperawatan jiwa telah berkembang dan memberikan pelajaran terkait dengan cara perawatan yang harus dilakukan pada pasien yang mengalami gangguan jiwa.

pada masa penjajahan telah didirikan beberapa rumah sakit  khususnya di Jakarta diantaranya Rumah Sakit Stadsverband yang pada tahun 1919 dipindahkan ke Salemba, dan sampai sekarang rumah sakit ini telah mengalami perkembangan dimana hari ini rumah sakit itu dikenal dengan nama RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo) yang diikuti perkembangan oleh rumah sakit swasta yang lain.

RSCMMasa setelah kemerdekaan

Tahun 1949 telah banyak didirikan Rumah Sakit dan Balai Pengobatan sehingga pada tahun kedepannya tenaga perawat sangat banyak dibutuhkan, sampai akhirnya pada tahun 1952 dibetuklah Sekeloh Perawat. Tentunya sekolah perawat saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dan SDM perawat Indonesia sehingga pada tahun 1962 dibukalah pendidikan keperawatan setara diploma (D3). Kebutuhan dan SDM perawat Indonesia tentunya tidak sampai pada D3 saja mengingat perkembangan perawat di Dunia yang sudah sangat maju maka pada tahun 1985 untuk pertama kalinya Universitas Indonesia mebuka pendidikan keperawatan setingkat sarjana (S1) dengan sebutan Program Studi Ilmu Keperawatan, sehingga dengan berkembangnya  Ilmu Keperawatan di Universitas Indonesia beberapa tahun kemudian mulai berdiri pendidikan keperawatan setingkat S1 diberbagai universitas seperti di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dll.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here