MANFAAT TERAPI TERTAWA

0
3589

MANFAAT TERAPI TERTAWA

Terapi tawa merupakan metode terapi dengan menggunakan humor dan tawa dalam rangka membantu individu menyelesaikan masalah mereka, baik dalam bentuk gangguan fisik maupun gangguan mental. Penggunaan tawa dalam terapi akan menghasilkan perasaan lega pada individu. Ini disebabkan tawa secara alami menghasilkan pereda stress dan rasa sakit. Dalam dunia psikoterapi, tertawa dapat dilakukan dengan terapi tertawa. Tertawa biasa dengan tertawa yang dibuat-buat berbeda dengan terapi tertawa. Terapi tertawa merupakan tertawa yang dimulai dengan tahap demi tahap. Sehingga efek yang dirasakan bagi yang tertawa benar-benar bermanfaat.

Pendahuluan

Terapi tertawa dapat dikenal dan dipakai bukan tanpa perjalanan panjang. Berbagai penelitian telah dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri. Metode tertawa sebagai pengobatan mulai di pakai di India pada awal tahun 1990-an oleh sebuah kelompok spiritual untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pada awal tahun 1974 barulah mulai dilakukan penelitian secara ilmiah mengenai efektifitas tertawa sebagai metode terapi penyembuhan penyakit. Negara pertama yang melakukannya adalah Inggris, yang kemudian diikuti oleh Amerika Serikat, Kanada, India dan Mesir. Dari berbagai penelitian tersebut disimpulkan bahwa tertawa memang dapat membantu meringankan bahkan menyembuhkan beberapa penyakit, yang tentunya jika dilakukan dengan metode yang benar.

Di indonesia sendiri, terapi tertawa baru mencuat sekitar tahun 1998. Sejak saat itu, terapi ini terus dipakai dan dimodifikasi sehingga bukan hanya dapat meringankan penyakit tetapi juga untuk kebugaran.

Pengertian

Tertawa adalah kemampuan yang hanya dimiliki manusia yang merupakan ekspresi kebahagiaan dan bisa dilakukan tanpa syarat dan sama khasiatnya dengan meditasi sehingga sering disebut yoga tawa.

Terapi tertawa atau yoga tawa adalah terapi yang diyakini mampu membangkitkan semangat hidup, sekalipun kita dalam kondisi stress.

Lebih dari 70% penyakit mempunyai hubungan dengan stress, diantaranya tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kecemasan, depresi, batuk dan flu kronis, gangguan syaraf, insomnia, gangguan pencernaan, alergi, asma, colitis, gangguan haid, migrain bahkan kanker. Dalam terapi tertawa tidak menggunakan humor sebagai sebab untuk membuat seseorang tertawa tetapi dalam terapi tertawa hanya menggunakan tawa sebagai sebuah sebab yang membantu orang menyingkirkan rasa takut dan malu mereka serta membuat mereka menjadi lebih terbuka dan mulai melihat kelucuan hidup.

Manfaat Terapi Tertawa

  1. Mengurangi Stress

Tertawa akan mengurangi tingkat stress tertentu dan menumbuhkan hormon penyeimbang yang dihasilkan saat stress. Tawa adalah salah satu cara terbaik untuk mengendurkan otot, tawa dapat memperlebar pembuluh darah dan mengirim lebih banyak darah hingga ke ujung-ujung dan ke semua otot di seluruh tubuh. Satu putaran tawa yang bagus juga mengurangi hormon stress, epineprin dan cortisol. Bisa dikatakan tawa adalah sebentuk meditasi dinamis atau relaksasi.

  1. Meningkatkan Kekebalan

Tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena pada dasarnya tertawa membawa keseimbangan pada semua komponen sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan memainkan peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh menjauhkan diri dari infeksi, alergi dan kanker. Menurut Dr. Lee S. Berk dari Universitas Loma Linda California AS, tawa membantu meningkatkan jumlah sel-sel pembunuh alami (sel NK, semacam sel putih) dan juga menaikan antibodi. Para peneliti telah menemukan bahwa setelah mengikuti terapi tertawa peserta mengalami peningkatan antibodi (immunoglobulin A) dalam lendir di hidung dan saluran pernafasan, yang dipercaya mempunyai kemampuan melawan virus, bakteri dan mikroorganisme lain.

  1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tawa memang membantu mengontrol tekanan darah dengan mengurangi pelepasan hormon-hormon yang berhubungan dengan stress dan dengan memberikan relaksasi. Dalam eksperimen telah dibuktikan bahwa terjadi penurunan 10-20 mm tekanan setelah seseorang penderita mengikuti 10 menit sesi tawa. Tapi yang pasti tawa akan mengendalikan dan menghentikan penyakit ini. Demikian juga bila seseorang beresiko tinggi menjadi penderita penyakit jantung, tawa bisa menjadi obat pencegah yang paling baik, karena marah dan takut yang merupakan emosi penyebab serangan jantung bisa diatasi dengan tertawa.

  1. Terapi tertawa merupakan latihan aerobik terbaik

Sebuah manfaat yang didapatkan oleh hampir setiap orang adalah perasaan enak. Penyebab dari perasaan enak ini adalah karena anda menghirup lebih banyak oksigen saat tertawa. Menurut Dr. William Fry dari Universitas Stanford, satu menit tertawa sebanding dengan sepuluh menit melakukan latihan mendayung. Dengan kata lain, tawa merangsang jantung dan sirkulasi darah dan sama dengan latihan aerobik.

  1. Depresi, Kecemasan dan Gangguan Psikomatis

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pikiran, seperti kecemasan, depresi, gangguan syaraf dan yang mengalami insomnia dapat dibantu dengan terapi tertawa. Tawa telah membantu banyak orang yang menggunakan obat anti depresi dan obat penenang dan dengan tawa juga orang-orang yang mengalami kecenderungan bunuh diri mulai mendapat harapan.

  1. Mengurangi Bronkhitis dan Asma

Tawa merupakan latihan terbaik untuk mereka yang menderita asma dan bronkhitis. Tawa meningkatkan kapasitas paru-paru dan tingkat oksigen dalam darah. Para dokter menyarankan fisioterapi dada untuk mengeluarkan lendir (dahak) dari saluran pernafasan dengan meniup ke dalam sebuah alat atau balon merupakan salah satu latihan yang biasa diberikan pada penderita asma. Tawa melakukan hal yang sama dan cara ini lebih mudah dilakukan dan nyaris tanpa ongkos. Terapi tertawa meningkatkan tingkat antibodi dalam selaput lendir pernafasan, dengan begitu mengurangi frekuensi pernafasan. Terapi tertawa juga meningkatkan sistem pembersihan lendir dalam saluran nafas. Stress adalah faktor lain yang bisa memicu serangan asma, dengan mengurangi stress tawa bisa memperbaiki prognosis penyakit asma. Tetapi tawa juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan bila seseorang mengalami gangguan penyempitan prernafasan yang parah. Ada juga beberapa kasus asma yang mungkin akan sedikit diperburuk oleh latihan fisik apapun (latihan fisik pemicu asma). Orang-orang yang seperti ini harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengikuti terapi tertawa.

  1. Baik untuk Hati

Penelitian di California, Amerika Serikat, menemukan bahwa dengan menonton acara humor di TV dapat meningkatkan 26 persen kolestrol baik dalam tubuh.

  1. Merupakan Joging Internal

Ada banyak latihan yang bisa dilakukan untuk melatih otot-otot tubuh, tetapi terapi tertawa memberikan pujatan yang bagus untuk semua organ internal. Tawa memperlancar pasokan darah dan meningkatkan efisiensinya. Orang membandingkan latihan ini dengan jari-jari ajaib, yang menjangkau kedalam perut dan meningkatkan efisinsinya. Kegiatan terbaik tawa adlah pada usus. Hal ini bisa meningkatkan persediaan darah dan membantu kerja usus.

  1. Mengurangi Rasa Sakit

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa penderita penyakit kronis tidak merasa terganggu dengan rasa sakitnya tersebut ketika mereka sering tertawa. Tertawa tidak akan menyembuhkan sakit kronis tetapi bisa membantu meringankan rasa sakit yang diderita.

  1. Membuat Tampak Lebih Muda

Tawa merupakan latihan yang sangat bagus untuk otot-otot wajah anda. Tawa mengencangkan otot-otot wajah dan memperbaiki ekspresi wajah. Ketika tertawa, wajah anda tampak merah karena peningkatan pasokan darah yang menyegarkan kulit wajah dan membuat kulit wajah tampak cerah. Orang-orang yang suka tertawa tampak lebih cerah dan menarik.

  1. Rasa Percaya Diri Melalui Tawa

Ketika kita tertawa dalam kelompok dengan kedua lengan terangkat ke langit, rasa takut atau malu akan hilang dan setelah beberapa lama anda akan menjadi orang yang suka bergaul, terbuka dan ramah. Secara bertahap, tawa juga akan menambah rasa percaya diri.

Manfaat Terapi Tawa untuk Anak-anak

  1. Sesi tawa rutin akan meningkatkan pasokan oksigen untuk memperbaiki fungsi mental dan prestasi akademis seorang anak.
  1. Sesi tawa akan mengurangi stress saat ujian. Bahkan sebelum memasuki ruang ujian, anak-anak perlu dibuat tertawa selama sekitar sepuluh menit untuk mengurangi kecemasan.
  1. Terapi tawa akan meningkatkan stamina dan kapasitas pernapasan untuk membantu anak-anak unggul dalam kegiatan olah raga. Kegiatan ini akan sangat mengendurkan syaraf sebelum kegiatan olah raga kompetitif.
  1. Terapi tawa akan meningkatkan kadar relaksasi dan mengurangi kegugupan serta demam panggung. Hal ini juga membantu anak-anak menjadi lebih terbuka dan mengembangkan rasa percaya diri.
  1. Anak-anak akan lebih jarang terserang penyakit batuk, pilek, infeksi kerongkongan dan pernapasan, karena tawa membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang baik melawan semua infeksi.
  1. Jika pengambilan nafas dalam-dalam ala yoga dipraktekkan diantara latihan tawa, hal ini akan membantu mengembangkan stabilitas mental anak-anak. Jika sikap keceriaan menjadi cara hidup, anak-anak akan mempunyai sikap yang positif dalam menghadapi saat-saat sulit. Tawa juga akan membantu mereka meningkatkan kemampuan kreatif mereka.
  1. Terapi tawa akan meningkatkan kemampuan kreativitas, intelektual, emosional dan juga sosialisasi anak ketika berada di lingkungan rumah dan di sekolah.

Penutup

Tertawa bisa membantu untuk membentuk pola pikir positif sehingga selanjutnya kita akan berpikir dengan cara yang lebih positif. Tertawa. Merupakan cara yang paling baik dan paling ekonomis dalam melewati stress. Tertawa akan merelakskan otot-otot yang tegang. Tertawa juga melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Selain itu, tertawa juga berperan dalam menurunkan kadar hormon epineprin dan cortisol. Jadi, bisa dikatakan tertawa merupakan meditasi dinamis atau teknik relaksasi yang dinamis. Karena itu, tertawa merupakan bentuk meditasi yang paling mudah dan bisa membuat relaks dalam waktu singkat.

Daftar Pustaka

Gifari, Sofyan. 2008. Tertawa Sebagai Terapi Bagi Kesehatan. http://www.dukonbesar.com. Diakses pada tanggal 5 Mei 2013.

Kushariyadi, S. 2011. Terapi Modalitas Keperawatan Pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta : Salemba Medika

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here