GANGGUAN SERING MENGANTUK

0
1204

Pendahuluan

Ganguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita yang berkunjung ke praktek. Gangguan tidur dapat dialami oleh semua lapisan masyarakat baik kaya, miskin, berpendidikan tinggi dan rendah maupun orang muda, serta yang paling sering ditemukan pada usia lanjut. Pada orang normal, gangguan tidur yang berkepanjangan akan mengakibatkan perubahan-perubahan pada siklus tidur biologiknya, menurun daya tahan tubuh serta menurunkan prestasi kerja, mudah tersinggung, depresi, kurang konsentrasi, kelelahan, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keselamatan diri sendiri atau orang lain. Menurut beberapa peneliti gangguan tidur yang berkepanjangan didapatkan 2,5 kali lebih sering mengalami kecelakaan mobil dibandingkan pada orang yang tidurnya cukup Diperkirakan jumlah penderita akibat gangguan tidur setiap tahun semakin lama semakin meningkat sehingga menimbulkan maslah kesehatan. Di dalam praktek sehari-hari, kecendrungan untuk mempergunakan obat hipnotik, tanpa menentukan lebih dahulu penyebab yang mendasari penyakitnya, sehingga sering menimbulkan masalah yang baru akibat penggunaan obat yang tidak adekuat. Melihat hal diatas, jelas bahwa gangguan tidur merupakan masalah kesehatan yang akan dihadapkan pada tahun-tahun yang akan datang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengantuk (kantuk) adalah rasa atau perasaan hendak tidur. Mengantuk bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi kita. Mengantuk merupakan fenomena yang sudah sangat sering kita lihat bahkan kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, lansia, pasti pernah mengantuk.

Mengatuk tidak mengenal waktu. Baik pagi, siang, sore, atau malam kita bisa saja mengantuk. Mengantuk sebenarnya tidak berbahaya bila datang pada waktu yang tepat, misalnya mengantuk sebelum tidur. Tapi bila rasa kantuk datang pada saat yang tidak tepat, maka itu bisa membuat malapetaka bagi kita. Misalnya, ketika kita mengantuk saat belajar, kita tidak bisa lagi berkonsentrasi terhadap pelajaran, sehingga kita tidak mengerti dengan materi yang telah diajarkan oleh guru, karena tidak mengerti, kita tidak bisa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum, dan akhirnya kita bisa tinggal kelas Karena itu. Belum lagi bila rasa kantuk itu datang saat kita mengendarai kendaraan bermotor, kita bisa mengalami kecelakaan hingga berujung kematian.

Tidur Fisiologis

Pola tidur adalah model, bentuk atau corak tidur dalam jangka waktu yang relatif menetap dan meliputi (1) jadwal jatuh (masuk) tidur dan bangun, (2) irama tidur, (3) frekuensi tidur dalam sehari, (4) empertahankan kondisi tidur, dan (5) kepuasan Tidur Tidur adalah kondisi organisme yang sedang istirahat secara reguler, berulang dan reversible dalam keadaan mana ambang rangsang terhadap rangsangan dari luar lebih tinggi jika dibandingkan dengan keadaan jaga.

Tidur merupakan salah satu cara untuk melepaskan kelelahan jasmani dan kelelahan mental. Dengan tidur semua keluhan hilang atau berkurang dan akan kembali mendapatkan tenaga serta semangat untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Semua makhluk hidup mempunyai irama kehidupan yang sesuai dengan beredarnya waktu dalam siklus 24 jam. Irama yang seiring dengan rotasi bola dunia disebut sebagai irama sirkadian. Pusat kontrol irama sirkadian terletak pada bagian ventral anterior hypothalamus. Bagian susunan saraf pusat yang mengadakan kegiatan sinkronisasi terletak pada substansia ventrikulo retikularis medulo oblogata yang disebut sebagai pusat tidur. Bagian susunan saraf pusat yang menghilangkan sinkronisasi/desinkronisasi terdapat pada bagian rostral medulo oblogata disebut sebagai pusat penggugah atau aurosal state.

Gangguan sering Mengantuk ( Disorders of excessive somnolence = DOES )

Gangguan mengantuk berlebihan ditandai dengan mengantuk patologis yang diselingi dengan kegiatan selama jaga. Beratnya mengatuk, onsetnya yang tidak sesuai dengan waktu dan gangguan pada kegiatan merupakan penilaian klinik yang penting

Penyebab Mengantuk

Proses tidur adalah sebuah proses fisiologis yang bersiklus bergantian dengan periode yang lebih lama dari keterjagaan dan juga suatu keadaan di bawah sadar dimana seseorang itu masih dapat untuk dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya. Manusia normal seperti kita pada umumnya tentunya juga melakukan aktifitas ini, meskipun cuma 1 jam tiap hari. Bila tidak terpenuhi kebutuhan tidur yang baik maka hal ini tentunya akan menyebabkan orang mengantuk.

Gangguan tidur juga dapat menyebabkan kantuk, misalnya insomnia atau beberapa macam gangguan tidur yang lain. Dengan adanya gangguan tidur tersebut maka kualitas kwantitas tidur kita jauh berkurang dan akan menyebabkan kita seringkali mengantuk.

Penyebab Mengantuk pada pagi hari

Mudah ngantuk di pagi hari bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain: tidur yang kemalaman (di atas jam 24.00). Ketika waktu menunjuk pukul 24.00 maka organ hati kita langsung melakukan metabolisme asam laktat (zat kelelahan yang ada di aliran darah) untuk diubah menjadi tenaga kembali. Proses tersebut berlangsung selama dua jam (antara jam 24.00 sd 02.00 pagi). Kalau pada jam tersebut kita belum juga tidur, maka proses perubahan zat kelelahan menjadi zat sumber tenaga tidak akan berjalan dengan baik. Akibatnya, di pagi hari kita seperti mengantuk, dan tidak segar.

Penyebab mengantuk ketika kenyang            

Terjadi reduksi oksigen yang diserap tubuh kalau kita terlalu kenyang. Dari hasil tes, oksigen tubuh berkurang sebesar 20-40% atau sekitar 5-10 detik karena pernapasan berat atau hiperventilasi, dan terjadi kejutan biokimia yang membuat pernapasan menjadi berat, dan sering mengakibatkan kantuk. Ketika tingkat oksigen tubuh turun di bawah 20 detik, maka pengaruhnya adalah terjadi overbreathing (memerlukan kerja pernapasan lebih banyak) pada kadar oksigen otak..

Ketika kita hiperventilasi kadar glukosa darah secara alami menjadi rendah. Setelah makan makanan manis atau yang terbuat dari tepung, seperti produk roti atau pasta, menyebabkan gula darah meningkat lebih tinggi dari biasanya. Hal ini menyebabkan pankreas untuk melepaskan sejumlah besar insulin, yang mendorong salah satu blok bangunan protein (triptofan) dari aliran darah ke otak kita, di mana waktunya akan diubah ke serotonin yang membuat kita merasa mengantuk.

Penyebab mengantuk saat kelelahan

Dalam tubuh kita ada proses kimia dimana glukosa yang didapat dari makanan diubah menjadi energi mekanik yang membuat otot kita bekerja dan menjadi sumber tenaga kita. Energi ini disebut ATP (adenosin tri fosfat), yaitu gugus adenosin yang mengikat tiga gugus fosfat. Ketika satu gugus fosfat lepas dari ATP akan dilepas energi sebesar 30 KJ, yang dapat digunakan untuk menggerakkan otot kita.

Tubuh kita punya dua cara untuk mengambil energi dari glukosa, keduanya disebut dengan respirasi: yang pertama aerobik (memerlukan udara) disebut juga siklus Krebs, melepas energi 3.000 KJ dan yang kedua anaerobik (tanpa udara), mengubah glukosa menjadi asam laktat dan melepas energi 150 KJ. Bila badan kita normal, tubuh kita bergantung pada proses aerob. Tapi, saat tubuh kita kelelahan, kadar oksigen dalam aliran darah tidak akan cukup untuk menghasilkan energi melalui proses aerob. Karena itu, proses anerob lah yang terjadi.

Proses anaerob ini terjadi di otot dan akibatnya si asam laktat pun terkumpul di otot dan menimbulkan rasa lelah. Kumpulan asam laktat ini dan kondisi yang anaerob (kurang oksigen) membuat tubuh mengirim sinyal lelah ke otak dan otak pun balik memerintahkan tubuh untuk istirahat, yang ditandai dengan rasa kantuk.

Penyakit penyebab kantuk

  1. Kurang Darah (Anemia). Bila kita menderita anemia maka kita akan Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.
  2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid). Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

3 Dehidrasi.Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Ketika kita dehidrasi, tubuh kita akan kekurangan oksigen, sehingga kita akan mengantuk.

  1. Depresi. Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.
  2. Gangguan tidur. Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri. Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.
  3. Penyakit jantung. Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung
  4. Sindrom kelelahan kronis. Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori.

Penyebab menguap ketika mengantuk

Ketika mengantuk, kandungan oksigen di dalam otak dan paru-paru berkurangan.Di dalam paru-paru terdapat satu organ yang dinamakan sebagai alveoli atau dengan nama lain adalah kantung udara yang berfungsi sebagai pengalir oksigen ke dalam darah dan menyedut karbon dioksida untuk dilepaskan ke luar badan. Jika alveoli ini tidak mendapat udara segar, ia akan kempis dan paru-paru akan mengeras. Pada ketika inilah otak akan mengarahkan mulut untuk menguap dan menarik udara (oksigen) secukupnya untuk diserapkan ke dalam sel-sel darah merah (hemoglobin) di dalam badan dan organ-organ lain yang memerlukan oksigen. Menguap juga merupakan sinyal dari alam bawah sadar kita, kalau tubuh kita kurang bergerak.

Jadi,menguap merupakan suatu gejala bahwa otak kita kekurangan Oksigen dan tubuh kita kurang bergerak.

Penyebab kelopak mata tertutup ketika mengantuk

Saat mengantuk, kelopak mata kita sering tertutup tanpa bisa diajak kompromi lagi. Padahal dalam pikiran, kita merasa masih terjaga. Menurut Mark A.W. Andrews, profesor fisiologi dari Seton Hill University, Greensburg, Pennsylvania, kelopak mata bisa menutup sendiri sering disebabkan mata sudah terlalu lelah. “Kelopak mata bisa terasa sangat berat ketika Anda mengerahkan konsentrasi dan memaksa mata tetap terbuka dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini juga menjelaskan mengapa Anda secara insting kemudian mengucek-ngucek mata untuk supaya tidak terasa lelah. Sebagian orang secara anatomis memiliki kelopak mata yang lebih tebal daripada orang lain, sehingga otot-ototnya lebih cepat lelah dibanding mereka yang memiliki kelopak mata yang tipis.

Cara menghilangkan rasa kantuk

  1. Bangun dari kursi dan berjalan-jalan sejenak

berjalan-jalan bisa mengurangi rasa kantuk. karena dengan berjalan selama 10 menit meningkatkan energi hingga dua jam ke depan. Itu karena saat berjalan, oksigen dipompa melalui pembuluh darah Anda ke otak dan otot.

  1. Istirahatkan mata untuk hindari kelelahan

Nongkrong di depan komputer selama berjam-jam dapat menyebabkan mata lelah. Alihkan pandangan dari layar komputer selama beberapa menit untuk membuat mata lebih rileks.

  1. Pilih cemilan yang sehat

Cemilan sehat dapat meningkatkan energi lebih lama, seperti :

-Kacang mentega pada kerupuk gandum atau batang seledri

-Yogurt dan segenggam kacang-kacangan atau buah segar

-Baby carrots dengan saus krim keju rendah lemak.

  1. Usahakan ngobrol

Jika anda tidak konsentrasi, ngobrolah untuk membuat pikiran agan rileks sejenak. Ini akan bisa mengalihakan rasa kantuk dalam diri anda sehingga bisa lebih rileks.

  1. Buat ruang kerja lebih terang

Lingkungan dengan pencahayaan redup memicu kelelahan. Cahaya terang dapat mengurangi kantuk dan meningkatkan kewaspadaan.

  1. Tarik nafas dalam-dalam

Menarik nafas yang dalam dapat meningkatkan kadar oksigen darah dalam tubuh. Hal ini memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi, yang pada akhirnya membantu kinerja mental dan energi.

Ide dari latihan pernafasan adalah untuk menghirup udara ke perut, bukan dada. Anda dapat melakukannya di meja Anda.

  1. Menepilah saat mengantuk ketika mengemudi

Ini cocok buat yang suka nyetir. Kalau berada dalam perjalanan panjang, gantilah posisi pengemudi sesering mungkin. Berhenti setidaknya setiap dua jam untuk berjalan-jalan dan mendapatkan udara segar. buka kaca mobil, denger musik yang keras (suaranya).

  1. Minum air

Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan. Pastikan Anda minum banyak air dan makan makanan yang mengandung kadar air tinggi seperti buah dan sayuran.

  1. Udara siang mengatur siklus tidur

Cobalah untuk menghabiskan setidaknya 30 menit sehari di bawah sinar matahari alami. (Bagi penderita insomnia, para ahli merekomendasikan untuk tidur pada jam matahari pagi bersinar). Berjalanlah keluar untuk menghirup udara segar sekaligus memulihkan kembali indera Anda.

  1. Olahraga

Hasil analisis 70 penelitian pada 2006 yang melibatkan lebih dari 6.800 orang, para ahli dari Universitas Georgia menemukan, olahraga lebih efektif meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan di siang hari daripada mengonsumsi obat. Olahraga teratur juga meningkatkan kualitas tidur.

 

Penutup

Rasa kantuk merupakan reaksi alam tidak sadar kita bahwa tubuh kita butuh oksigen dan istirahat. Tapi kita harus berhati-hatilah akan rasa kantuk yang berlebihan, karena itu mungkin pertanda bahwa sedang mengidap penyakit yang serius. Orang biasanya mengantuk karena kurang tidur Orang Mengantuk pada pagi hari karena tidur terlalu larut (diatas jam 24.00) .Orang mengantuk ketika kenyang karena terjadi reduksi oksigen ketika kita kenyang sehingga tubuh kita kekurang oksigen dan akhirnya mengantuk .Orang mengantuk ketika kelelahan karena kadar oksigen dalam aliran darah tidak akan cukup untuk menghasilkan energi melalui proses aerobsehingga Proses anaerob terjadi di otot dan akibatnya asam laktat pun terkumpul di otot dan menimbulkan rasa lelah dan mengakibatkan rasa kantuk..Beberapa penyakit penyebab kantuk adalahKurang Darah (Anemia). Penyakit Diabetes Melitus (DM), Hipotiroid, Dehidrasi, Depresi, Gangguan tidur, Penyakit jantung, Sindrom kelelahan kronis Ketika mengantuk kita menguap karena tubuh sudah kekurangan oksigen, sehingga otak memerintah mulut melebar dan menghirup oksigen untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen.Kelopak mata kita bisa tertutup sendiri ketika kita mengantuk karena kelopak sudah terlalu lelah untuk tetap terjaga, hingga akhirnya tertutup sendiri.

Beberapa cara menghilangkan rasa kantuk adalah Bangun dari kursi dan berjalan-jalan sejenak, Istirahatkan mata untuk hindari kelelahan, Pilih cemilan yang sehat,Usahakan ngobrol, Bikin ruang kerja lebih terang, Tarik nafas dalam-dalam, Menepilah saat mengantuk ketika mengemudi, Melakukan kegiatan lain untuk stimulasikan pikiran, Minum air, Udara siang mengatur siklus tidur, Olahraga.

Daftar Pustaka

Bastman. Arti Tidur Dalam Kehidupan Sehari – hari dalam           Kumpulan Makalah Insomnia. Jakarta: IDAAJI. 2006

Prasadja, A. Kebutuhan Tidur. Avaliable from : http //sleep-

clinicjakarta.tblog.com/n

Laniwaty. Gangguan Sulit Tidur. Edisi I, 7 – 9.     Bandung:          Sinar Baru Algesindo. 200

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here